Memilih printer POS yang kompatibel dengan sistem kasir sangat penting karena berpengaruh langsung pada kelancaran operasional bisnis. Printer yang tidak sesuai sering menimbulkan masalah seperti struk tidak tercetak, data transaksi terpotong, atau perangkat tidak terdeteksi oleh sistem, yang pada akhirnya memperlambat pelayanan, menyebabkan antrean pelanggan, atau bahkan sama sekali tidak bisa terpakai. Karena itu sebelum membeli printer kasir wajib untuk mencari tahu printer apa saja yang kompatibel dengan software kasir yang kita pakai. Jika Anda pengguna IPOS 5, berikut beberapa printer POS yang kompatibel dengan IPOS 5 baik untuk struk, laporan, maupun barcode.
Apa saja Printer POS yang Kompatibel dengan Software Toko IPOS?
Berikut adalah beberapa hardware printer yang direkomendasikan untuk Software Toko IPOS
- Printer Nota/struk Kasir : Printer yang support command ESC/POS seperti Kassen Bt-p3100, Iware MP-58ii, Kassen BT-P299, Codeshop CBT-80
- Printer Nota Penjualan ukuran besar : Hampir semua printer InkJet/Dot Matrix/Laser Jet
- Printer Untuk Laporan ukuran besar : Hampir semua printer InkJet/Dot Matrix/Laser Jet
- Printer Barcode : Printer barcode Argox CP-2140 untuk barcode produk kecil hingga besar, Printer Kassen MT-300VL dan Kassen DT-640 untuk label ukuran sedang hingga besar seperti resi marketplace.
1. Printer Dot Matrix (Epson LQ-310)
Keunggulan utama printer dot matrix adalah kemampuannya mencetak dokumen tembusan secara langsung menggunakan kertas karbon, seperti continuous form, kwitansi, amplop, stopmap, dan dokumen cetak bawaan lainnya. Karena kebutuhan inilah, printer dot matrix masih terus diproduksi hingga saat ini meskipun telah banyak printer modern dengan kualitas cetak tinggi.
Salah satu contoh printer dot matrix yang kompatibel dengan software IPOS adalah Epson LQ-310.
Apa Kelebihan Printer Dot matrix?
- Dapat mencetak rangkap sekaligus.
- Dapat mencetak di ukuran kertas yang lebar
- Biaya pita printer yang relatif murah.
Apa Kekurangan Printer Dot matrix?
- Dpi dan ppm rendah sehingga hasil cetak terlihat kasar
- Proses cetak yang lambat
- Suaranya yang berisik ketika mencetak
- Warna yang dihasilkan tidak bervariasi

2. Printer InkJet
Printer Inkjet merupakan jenis printer yang paling umum digunakan saat ini. Printer ini bekerja dengan cara menyemprotkan tinta ke atas kertas untuk membentuk teks maupun gambar. Kualitas cetaknya tergolong tinggi dan dalam banyak kasus hampir menyamai hasil cetak printer laser.
Printer inkjet dapat mencetak dalam mode hitam putih maupun berwarna, dengan menggunakan tinta yang tersimpan dalam cartridge atau tangki tinta. Sistem penyemprotan tinta memungkinkan hasil cetak yang lebih halus dibandingkan printer dot matrix, serta tinta dapat mengering dengan relatif cepat.
Jenis printer ini cocok digunakan untuk kebutuhan cetak dokumen, gambar, maupun laporan dengan tampilan visual yang lebih baik.
Apa Kelebihan Printer Inkjet?
- Hasil cetaknya lebih cepat dibandingkan dengan printer dot matrix
- Kualitas cetaknya pun cukup baik
- Tidak terlalu bising ketika mencetak
Apa Kekurangan Printer Inkjet?
- Tinta printer original relatif mahal
- Tidak dapat mencetak lebih dari 1 rangkap
- Harganya relatif mahal dibandingkan dengan Printer Dot matrix

3. Printer Laser Jet (Xerox Phaser 3250)
Printer laser jet atau biasanya disebut dengan printer laser merupakan jenis printer yang menggunakan laser pada proses pencetakannya. Printer laserjet bekerja dengan sangat cepat dan catridgenya bertahan lebih lama. Sama seperti printer inkjet printer laserjet juga bisa diatur untuk mencetak warna hitam putih saja atau seluruh warna CMYK (Cyan, Magenta, Yellow, Black).
Kualitas cetakan yang dihasilkan selain cepat juga sangat tajam dan hemat biaya tinta. printer laser sangat tepat digunakan bagi mereka yang frekuensi mencetaknya dalam jumlah banyak. Cocok digunakan untuk usaha Fotocopy dan percetakan maupun kantoran.
Apa Kelebihan Printer Laser Jet?
- Kecepatan cetak tinggi
- Hasil cetak yang sangat baik
- Tidak berisik
Apa Kekurangan Printer Laser jet?
- Harga printer yang mahal
- Cepat Panas

4. Printer POS Thermal
Printer Thermal adalah jenis printer yang mencetak menggunakan panas, bukan tinta atau ribbon. Printer ini yang umumnya dipakai untuk struk kasir, resi pengiriman, dan kebutuhan cetak cepat di bisnis ritel. Kualitas Thermal printer hampir sama dengan dot matrix. Keuntungan dari printer ini adalah lebih tidak berisik dan mempunyai kecepatan yang tinggi dan tidak perlu repot mengganti atau memasang tinta.
Teknik yang digunakan printer ini adalah mengeluarkan panas untuk setiap pin pada head print yang akan mencairkan lilin dan melekatkan pada kertas yang khusus. Prinsip kerja printer ini mirip dengan printer dot matrix hanya saja printer ini menggunakan panas pada pin nya.
Apa Kelebihan Printer POS Thermal?
- Bentuknya relatif kecil
- Cepat dalam mencetak
- Tidak berisik pada saat mencetak
- Tidak perlu mengganti tinta
Apa Kekurangan Printer POS Thermal?
- Harus menggunakan kertas khusus
- Tidak bisa mencetak di kertas lebar
5. Printer Barcode (Argox CP-2140)
Argox CP-2140 adalah printer label barcode desktop yang cocok untuk usaha kecil–menengah. Ia bisa mencetak label, barcode 1D/2D, QR code, dan teks dengan fleksibel baik secara thermal transfer (menggunakan Ribbon) maupun direct thermal (tanpa ribbom) sehingga bisa dipilih sesuai kebutuhan label dan ketahanan hasil.
Thermal transfer menggunakan Ribbon memiliki kualitas cetak yang lebih tajam dan tahan lama, sehingga cocok untuk membuat label barcode produk dengan ukuran kecil dan penggunaan jangka panjang. Argox CP-2140 ini, memiliki kapasitas pita yang besar yaitu 110 X 300 meter, sehingga tidak perlu sering-sering mengganti pita Ribbon. Cocok untuk Anda yang butuh cetak barcode banyak.
Apa Kelebihan Argox CP-2140?
- Kecepatan cetak yang cepat hingga 127 mm/s
- Dilengkapi kemampuan cetak Direct Thermal dan Thermal Transfer
- Hasil resolusi cetak yang tajam membuat barcode mudah discan
- Cetak barcode berbagai ukuran
Apa Kekurangan Argox CP-2140?
- Harga cukup mahal
- Harus menggunakan kertas khusus
- Harus ganti pasang ribbon saat habis

6. Printer Label Barcode Sedang-Besar (Kassen DT-640)
Kassen DT-640 merupakan printer barcode dengan metode cetak direct thermal, sehingga kertas yang digunakan adalah kertas thermal khusus tanpa memerlukan tinta maupun ribbon. Kertas thermal ini memiliki lapisan sensitif panas yang akan berubah warna menjadi hitam ketika terkena panas dari print head printer.
Kassen DT-640 mendukung kertas thermal dengan lebar media hingga sekitar 110 mm dan lebar cetak efektif kurang lebih 104 mm, sehingga kompatibel dengan ukuran label standar yang umum dipakai di bisnis ritel dan logistik, seperti label resi pengiriman dan label SKU produk. Namun, karena menggunakan metode direct thermal, hasil cetakan pada kertas thermal kurang cocok untuk arsip jangka panjang, sebab tulisan dapat memudar apabila terpapar panas, cahaya matahari, atau gesekan dalam waktu lama.
Apa Kelebihan Kassen DT-640?
- Cetak cepat
- Metode direct thermal tidak perlu ganti ribbon atau tinta
- Interface USB & bluetooth mudah digunakan di semua jenis device
- Ukuran kecil
Apa Kekurangan Kassen DT-640?
- Tidak cocok untuk barcode ukuran kecil
- Barcode tidak tahan lama
- Resolusi tidak sebaik printer Ribbon

Itulah beberapa printer POS yang cocok digunakan di program toko IPOS. Baik untuk cetak dokumen, nota, struk kecil, hingga barcode.
Jika anda berencana membuka usaha minimarket, toko fashion, usaha retail lainnya, atau bahkan usaha lainnya seperti bakery, cafe, restaurant, kami menyediakan berbagai hardware kasir seperti printer, barcode scanner, cash drawer, Software Toko, Software Akuntansi, Software Apotek & Klinik 4.0 dll.
Tags: printer barcode, printer kasir, software ipos 5, softwaretoko






Anglikan
Hardware scanner produk yang kompatible untuk ipos apa yah?
CS IPOS5
Kita ada Barcode Scanner Unilogix, honeywell, dan Argox.
Info produk bisa langsung hubungi kita 0878 8306 4727 / 0853 1219 2239 atau kunjungi web kita di http://www.kreatifcd.web.id